Bahan baku digunakan untuk mencatat stok dan menghitung harga modal menu secara otomatis berdasarkan resep. Pengaturan bahan baku yang akurat membantu Anda mengontrol persediaan dan menjaga perhitungan keuntungan tetap tepat.
Ringkasan Singkat :
- Name: Masukkan nama bahan.
Contoh: Gula Pasir, Tepung Terigu - Initial Qty: Isi stok awal yang sudah ada saat pertama kali menggunakan PILLO.
- Current Qty: Stok saat ini (otomatis sama dengan Initial Qty saat pertama dibuat).
- Expired Date (Opsional): Isi tanggal kedaluwarsa jika bahan memiliki masa simpan.
- Minimum Qty: Batas minimum stok sebagai pengingat beli ulang.
- Satuan: Pilih satuan bahan (isi dengan satuan terkecil: gram, ml, pcs, dll).
- Price: Masukkan harga per satuan bahan satuan terkecil.
Cara Menambahkan Bahan Baku:
- Tap menu Bahan, lalu pilih Tambahkan Bahan.
- Masukkan Nama Bahan / Material. (Contoh: Kopi)
- Pada Initial Qty, isi jumlah satuan terkecil bahan baku. (Contoh: 1000 gram)
- Isi Current Qty dengan stok bahan baku yang tersedia di toko Anda. (Isi 0 jika stok akan ditambahkan nanti)
- Masukkan Expired Date untuk masa kedaluwarsa bahan baku.
- Isi Minimum Qty sebagai batas stok minimum (contoh: 1000 gram).
- Pilih Satuan terkecil bahan baku. (Contoh: gram (pembelian per kilogram), ml (pembelian per liter))
- Masukkan Price, yaitu harga per satuan terkecil bahan baku. (Contoh: Rp 250,- ml untuk 1g Kopi)
- Tap Create untuk menyimpan bahan baku.
- Ulangi langkah di atas untuk seluruh bahan baku yang digunakan.
Dengan bahan baku yang tercatat dengan benar, sistem dapat menghitung stok dan harga modal menu secara otomatis. Pastikan satuan, jumlah, dan harga selalu diperbarui agar laporan stok dan keuntungan tetap akurat.



